Monday, July 21, 2008

Benarkah saya "terlambat"?

Hari Senin 21 Juli 2008 tepatnya pukul 19.45 adalah hari yang menurut saya punya nilai sejarah yang besar dalam perjalanan hidup saya. Dimana pada hari itu saya bisa "memuntahkan" apa yang saya rasakan dan saya pendam selama 4 tahun belakangan ini.


Iya, perjalanan selama 4 tahun saya "muntahkan" hanya dalam waktu kurang lebih 2 jam. Tapi mudah2an tidak ada yang tersisa sedikitpun. Setidaknya hal itu bisa membuat saya lega. Dari perjalanan hidup saya 4 tahun ke belakang, dan akhirnya pada suatu titik dimana saya bisa menyimpulkan apa yang saya rasakan selama ini. Kesimpulan perasaan itu biarlah hanya saya yang tahu. 4 tahun bukan waktu yang pendek. Ketika saya mendapatkan kesimpulan atas perjalanan saya, saya pun punya sebuah rencana besar yang baru. Rencana yang mungkin setiap orang ingin mewujudkannya dan mencari kebahagiaan di dalamnya, kalo dalam islam boleh dikatakan bahwa rencana besar itu sama dengan menggenapkan setengah agama. Hanya saja saya masih punya constraints yang belum dapat saya penuhi sekarang, saya sudah mengukur bahwa saya butuh waktu untuk memenuhi constrains itu barangkali paling cepat adalah satu tahun dari sekarang. Jika Allah SWT mengizinkan dan mempermudah, barangkali bisa lebih cepat.

Saya merasa bahwa pada hari itu saya adalah orang yang "terlambat memuntahkan" semuanya pada dirinya, karena saya mengetahui bahwa ada orang lain yang telah "memuntahkan" hal yang sama pada dirinya (orang yang jadi korban "muntahan perasaan" saya), tidak hanya perasaan yang ia "muntahkan" tapi juga rencana besar yang ia miliki. Walaupun belum sampai tahap yang klimaks yaitu tahap di mana orang lain sudah tidak bisa ikut campur alias tidak boleh mengganggu gugat. Akan tetapi saya berfikir kembali bahwa ternyata saya tidak terlambat, saya tidak terlambat, saya tidak terlambat, masih bisa saya dobrak constraints yang ada pada saya, tentu niatnya harus karena Allah SWT. Tergantung pada diri saya, sejauh mana upaya saya untuk bergerak atau mungkin pasrah dengan hanya berdiam diri hingga pada akhirnya tergantikan. "BERGERAK ATAU TERGANTIKAN" itu adalah kata-kata yang sesuai untuk diri saya. Kata-kata itu saya peroleh dari blog title dari seorang sahabat saya. Terimakasih atas inspirasinya. Saya akan kembali datang padanya jika memang kesempatan untuk mewujudkan rencana besar masih terbuka dan dimana saya sudah mampu mendobrak constraints yang ada. Insya Allah, amiiiin. Otherwise, bla...bla...bla (sensor).

note : ada yang ga ngerti?. Silahkan acungkan tangan, jangan lupa sebut nama dan utarakan pertanyaan. Hehehe.

10 komentar:

Bimas said...

Saya!

*sambil mengacungkan kaki, soalnya tangan udah biasa

Pak, ga ngerti. Bisa tolong diulangi?

Zulfadlillah said...

#Bimas :
ga ngerti yah?
ya udah kalo ga ngerti, hehehe...sepertinya harus dibaca berulang kali, diresapi, sambil direnungkan, halaah apa siih?..hehehe.

sulistyaadhi said...

sabar ya akhi....

Zulfadlillah said...

#Adhi :
Alhamdulillah ente ngerti yah..hehe. Iya mencoba bersabar dan ikhlas tentunya. Pasti kita bakal dikasih yang terbaik deh.

ardee said...

Hm... ngerti kok zul... tenang... masih banyak moment 'tergantikan' yang lainnya... hehehe

Zulfadlillah said...

#bang Ardee:
Makasih bang, makanya ente langsung eksekusi aja yah...haha

dian novita subrata said...

hmm spertinya saya mengerti..
*berusaha untuk gak sok tau*

sabar bung zul, smuanya pasti ada waktunya, mgkn yg ini belum, tp pasti ada lagi laen waktu.

Zulfadlillah said...

@dian :
weis...bijak sekali anda, makasih.

cing said...

setelah..berbincang2 dengan si pemilik blog...saya akhirnya jg mengertiii..hehehhe

Anonymous said...

Wakarimasu, :D kayaknya ada benang merah nya deh antara blog ama cerita Zul di May Flower. ^o^

I.A nanti di waktu dan saat yang tepat, sesuatu yang Zul harapkan bakal terlaksana... (BTW sekarang dah lebih dari satu tahun Zul ....)

Have u been passed the constraint?

Gambatte Bro


BSU (",)