Thursday, November 6, 2008

Hey Semangatku Mana?

Saya tak bisa berkata banyak, mungkin hanya gambar ini yang bisa saya tuangkan. Karena dalam satu gambar terdapat ribuan kata. Gambar ini adalah kurva semangat saya. Sekarang semangat saya berada pada titik yang jauh di bawah. Entahlah.






Selengkapnya.....

Saturday, August 23, 2008

Pas Banget Sih

Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat sehat dan nikmat panjang umur (beuh udah kaya pembukaan ceramah yak?..heuheu). 22 tahun yang lalu, kedua orang tua saya melahirkan saya, kemudian membesarkan saya dengan penuh cinta dan kasih sayang hingga saat ini. Tak kan sanggup raga ini membalasnya (bedeuh...serius mode on nih kayanya).


Saya sedang tidur nyenyak, tiba-tiba saya terbangun gara-gara mendengar bunyi hape saya, saya melihat hape saya (masih setengah sadar, mata ga melek semua...haha) dan di sana ternyata ada beberapa sms yang masuk. saya buka, oh..ternyata dari sahabat-sahabat saya. Isi smsnya tidak lain adalah ucapan selamat ulang tahun untuk saya. Saya tidak langsung membalas sms-nya (heuheu...maaf yah teman) karena emang ga kuat banget pengen tidur lagi (haha...dasar doyan tidur). Naaah, akhirnya setelah saya benar-benar melek, saya baca lagi sms-sms yang semalam masuk. Luar biasa, saya mempunyai sahabat-sahabat yang begitu peduli terhadap saya, buktinya, pagi-pagi di mana jam masih menunjukkan pukul 00. lewat dikit, mereka sudah meng-sms saya (hey emangnya ga pada tidur yah kalian?).

Tapi ada beberapa sms yang menurut saya cukup menarik. Kalau kita terima sms, biasanya di bawah message-nya ada keterangan waktu (bulan-tanggal-tahun lengkap dengan jam, menit dan detiknya) di mana sms itu masuk. Coba deh perhatiin gambar di bawah ini :


Naah, gambar di samping ini adalah keterangan waktu sms yang saya terima. Di sana ada keterangan nama pengirimnya. yup, Nurika nama pengirimnya, panggilannya Nunu, dia pacarnya adik saya (hahaha...saya kalah deh pokonya sama adik saya kalo masalah percintaan mah).
Di sana tertera tanggal 23 Agustus 2008, jelas itu adalah tanggal lahir saya. nah, di bawah tanggal ada keterangan jam-menit-detik berapa sms diterima. Di sana tertera 00:22:22, wow...luar biasa, pas banget sih, itu tepat menunjukkan umur saya saat ini. Mungkinkah ini kebetulan saja?. Saya pikir tidak, jelas-jelas ini sudah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa, heuheu.


Saya buka lagi sms berikutnya, saya baca...cukup mengesankan isi sms-nya, skali lagi terimakasih teman. Tapi ada hal menarik lagi di sms yang satu ini, kasusnya sama seperti sms yang sebelumnya. nih saya kasih liat yah gambarnya.


Di sana jelas nama pengirimnya, Kinant. Kinanthi nama lengkapnya, sy biasa memanggilnya Kiki, dia sahabat saya sejak saya duduk di bangku SLTP, dan Alhamdulillah hingga sekarang tali silaturahim masih tetap terjaga. Coba lihat menit ke berapa sms itu masuk ke saya?, angka 22 juga bukan?, cuma selisih 13 detik dari sms-nya Nurika. lagi-lagi menit-nya menunjukkan umur saya. Mungkin kah ini suatu kebetulan juga?, ato memang mereka sengaja mengirim sms dimenit sesuai dengan umur saya?.
Seandainya mereka sengaja demikian, betapa luar biasanya sahabat saya itu. Once again, thanks for everything that you had given to me, my friends.


Ups...tunggu dulu, hape saya bunyi, wah ternyata ada sms lagi yang masuk. nih saya liatin display di hape saya kalo ada sms yang masuk. hihihih.

hayo hayo...sms dari siapakah ini?, apakah mau mengirimkan ucapan selamat juga?, atau ada yang mau nagih hutang?, atau barangkali ada 2 wanita (soalnya 2 message received tuh) yang mau mengajak menikah? (hadooooh...lagi-lagi khayalan bujangan).

yuuuuk mari kita lihat isi sms-nya....eits jangan ngintip yah!!..hahaha.

22 tahun sudah berlalu menjalani hidup ini. Mudah2an hari ini lebih baik dari hari kemarin.




Selengkapnya.....

Wednesday, August 13, 2008

Just For Fun

Yang lagi stress gara-gara kerjaan yang numpuk, yang lagi ketiban masalah, yang lagi putus cinta, yang lagi siap-siap buat menyambut Ramadhan, yang lagi ngurusin anak, yang lagi bete gara2 jagoannya di sinetron terbunuh, yang lagi...mmmm apalagi yah, pokonya buat anda smua deh...haha, di bawah ini ada gambar, trus cari perbedaan dan persamaan yang sebanyak-banyaknya yah,..enjoy!



Gambar 1.


Saya coba bersuara deh,...

Perbedaan :
1. yang kiri lebih ganteng dari yang kanan...(heuheu, narsis ceunah).
2. yang kiri berambut dan yang kanan botak tulen...
3. yang kiri namanya zul, yang kanan namanya joe (eh beneran ini mah)
4. yang kiri asli Tangerang trus skrg nge-kost di Bandung (di Cisitu tepatnya..haha), yang kanan kaga tau deh dari mana.
5. ...

Persamaan :
1. sama-sama pake kacamata
2. sama-sama gambar...(heuheu)
3. sama-sama nengok kanan.
4. sama-sama pegang gitar (ya iyalaaah, masa ya iya donk).
5. ...

Gambar 2.

Naaaah kalo yang gambar 2 gimana...haha, yang jelas, yang kiri seyuuum manis, kalo yang kanan serem bo. haha.


ayo ayo...naon deui...kalian tambahin lagi yah!!


Selengkapnya.....

Monday, August 11, 2008

Project

Kalo ketemu sama temen2, yang pasti ditanyain sama mereka ga jauh-jauh seputar "lulus kapan?", "TA gimana, udah sampe mana?", heuheu, saya cuma bisa jawab "doain aja, supaya cepet selesai (sambil pasang senyum manis dan indah di wajahku yang tampan ini...halah naon sih)", but thanks a lot for that questions, at least it can be reminder for me. Yup, kadang pertanyaan-pertanyaan seperti itu justru sangat berarti, yang senantiasa menambah motivasi buat saya.


What have you done for your final assessment zul?, mmmm...Its time for me to introspect, belum banyak sih, tapi sudah tau apa yang harus saya lakukan. Good, lanjutkan saja. Belum bisa fokus euy, masih ada kerjaan yang boleh dibilang sih agak "mengesampingkan" TA. Udah hampir sebulan ini, saya ga bisa fokus untuk TA saya karena ada kerjaan alias project bareng dosen dan teman-teman yang lain. Ga bisa fokus atau emang ga bisa me-manage waktu nih?, eh beneran ini mah, saya tuh memang ga bisa fokus pada lebih dari satu pekerjaan dan memang untuk saat ini proporsi mengerjakan project lebih besar dari TA saya, dan saya merasa project ini cukup memakan waktu juga, ditambah lagi dengan masalah yang sedang saya hadapi, mmmm...masalah hati sih (ups kalo yang ini ga usah dibahas deh...biar jadi pelengkap aja...heuheu). Fyi, Laki-laki tidak bisa fokus pada lebih dari satu pekerjaan diperkuat oleh hasil penelitian bahwa ternyata laki-laki itu adalah singletasking, berbeda dengan perempuan yang sifatnya multitasking (bisa mengerjakan lebih dari satu pekerjaan di waktu yang sama). oke skip.

Oya, Project yang saya kerjakan adalah workload analysis (analisis beban kerja) di suatu lembaga yang kerjaannya ngegrebek para koruptor. Dari beban kerja tersebut bakal dihitung berapa jumlah pegawai yang seharusnya terpasang (man power planning). Saya ga akan bahas jauh tentang man power planning ini. Tujuan saya ikut project ini yaaaa to get experience aja sih. Menyenangkan juga, walopun kadang menjenuhkan (kalo dosennya lagi ngaco...hehehe). Ditargetkan akhir Agustus ini project akan selesai. Pfuh... masih beberapa hari lagi ternyata. Mudah-mudahan setelah project ini selesai, saya bisa fokus ke prioritas selanjutnya, beresin TA (wah bisa jadi pembimbing TA saya lupa kali yah kalo saya mahasiswa bimbingannya hahaha), kerjain semaksimal mungkin, sidang, wisuda, dimudahkan dalam mencari rejeki. Amiiiin. Semangat zul!. (lagi ga mau nulis banyak-banyak nih).

Selengkapnya.....

Thursday, July 31, 2008

Celana Dalam Yang Paling Mahal

Berapa harga celana dalam anda yang paling mahal? Rp. 10.000, Rp. 20.000 atau Rp. 100.000?, kalo celana dalam saya sih yang paling mahal cuma Rp. 45.000 3 buah, kalo yang paling murah .... ada deeeeh, Haha.


Anda percaya ga kalo ada celana dalam yang harganya nyampe jutaan rupiah, tepatnya Rp. 86 juta. Gila ga tuh, celana dalam macam apa itu?, celana dalam yang ada ukiran lukisannya kali yah, ato mungkin celana dalam yang terbuat dari sutera, ato barangkali celana dalam yang terbuat dari emas, haha, ga tau deh. Yang jelas ada orang yang berani ngeluarin duit jutaan rupiah cuma buat beli celana dalam. pfuhh, mendingan buat saya, lumayan buat modal usaha dan juga modal untuk menikah, haha.
Klik aja deh di sini kalo mau tau celana dalam macem apa itu.

Selengkapnya.....

Monday, July 21, 2008

Benarkah saya "terlambat"?

Hari Senin 21 Juli 2008 tepatnya pukul 19.45 adalah hari yang menurut saya punya nilai sejarah yang besar dalam perjalanan hidup saya. Dimana pada hari itu saya bisa "memuntahkan" apa yang saya rasakan dan saya pendam selama 4 tahun belakangan ini.


Iya, perjalanan selama 4 tahun saya "muntahkan" hanya dalam waktu kurang lebih 2 jam. Tapi mudah2an tidak ada yang tersisa sedikitpun. Setidaknya hal itu bisa membuat saya lega. Dari perjalanan hidup saya 4 tahun ke belakang, dan akhirnya pada suatu titik dimana saya bisa menyimpulkan apa yang saya rasakan selama ini. Kesimpulan perasaan itu biarlah hanya saya yang tahu. 4 tahun bukan waktu yang pendek. Ketika saya mendapatkan kesimpulan atas perjalanan saya, saya pun punya sebuah rencana besar yang baru. Rencana yang mungkin setiap orang ingin mewujudkannya dan mencari kebahagiaan di dalamnya, kalo dalam islam boleh dikatakan bahwa rencana besar itu sama dengan menggenapkan setengah agama. Hanya saja saya masih punya constraints yang belum dapat saya penuhi sekarang, saya sudah mengukur bahwa saya butuh waktu untuk memenuhi constrains itu barangkali paling cepat adalah satu tahun dari sekarang. Jika Allah SWT mengizinkan dan mempermudah, barangkali bisa lebih cepat.

Saya merasa bahwa pada hari itu saya adalah orang yang "terlambat memuntahkan" semuanya pada dirinya, karena saya mengetahui bahwa ada orang lain yang telah "memuntahkan" hal yang sama pada dirinya (orang yang jadi korban "muntahan perasaan" saya), tidak hanya perasaan yang ia "muntahkan" tapi juga rencana besar yang ia miliki. Walaupun belum sampai tahap yang klimaks yaitu tahap di mana orang lain sudah tidak bisa ikut campur alias tidak boleh mengganggu gugat. Akan tetapi saya berfikir kembali bahwa ternyata saya tidak terlambat, saya tidak terlambat, saya tidak terlambat, masih bisa saya dobrak constraints yang ada pada saya, tentu niatnya harus karena Allah SWT. Tergantung pada diri saya, sejauh mana upaya saya untuk bergerak atau mungkin pasrah dengan hanya berdiam diri hingga pada akhirnya tergantikan. "BERGERAK ATAU TERGANTIKAN" itu adalah kata-kata yang sesuai untuk diri saya. Kata-kata itu saya peroleh dari blog title dari seorang sahabat saya. Terimakasih atas inspirasinya. Saya akan kembali datang padanya jika memang kesempatan untuk mewujudkan rencana besar masih terbuka dan dimana saya sudah mampu mendobrak constraints yang ada. Insya Allah, amiiiin. Otherwise, bla...bla...bla (sensor).

note : ada yang ga ngerti?. Silahkan acungkan tangan, jangan lupa sebut nama dan utarakan pertanyaan. Hehehe.

Selengkapnya.....

Friday, July 4, 2008

Sepekan di Jakarta

Sepekan ini menyenangkan dan melelahkan juga. Makan, tidur, ongkos taksi PP tiap hari ga perlu keluar dari kantong sendiri, semua gratissss...udah ditanggung sama bos.


Mau tau saya ngapain aja sepekan di Jakarta? sms aja ke nomer ku, sms balasan langsung dari nomer hapeku. Ga tau nomer hape saya? cari tau.

udah segitu aja dulu...butuh istirahat nih.

Selengkapnya.....

Friday, June 27, 2008

"Mereka" Aja Bisa Romantis

Belum lama ini polisi bentrok sama mahasiswa. Pilkada di Maluku Utara pun kisruh, pendukung si A berantem sama pendukung si B. Diberita sering terjadi kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), suami bacok istri, suami bakar istri, banyak deh. Pahlawan devisa alias Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri juga mengalami penganiayaan, sampe mampus pula. Barangkali yang pacaran juga lagi ada yang berantem, hehehehe. Yang masih anget, FPI sama AKKBB (sori ga hafal kepanjangannya...haha) juga bentrok. Pfuh...
Coba deh liat foto di bawah ini!


"Mereka" aja bisa DAMAI, ROMANTIS pula...(so sweet),
masa sih kita ga bisa?.

Selengkapnya.....

Thursday, June 5, 2008

Posisi Istri

Belum lama ini saya dihubungi lewat telepon oleh seorang wanita. Oowww...saya sempat kaget, jangan-jangan ini tulang rusukku yang selama ini menghilang. Ah ternyata bukan. wanita itu (sebut saja dia si C) adalah istrinya teman saya (sebut saja teman saya ini adalah si P). Waduh istri orang ngehubungin saya, dia udah izin belum yah sama suaminya?.


Saya dengan si P ini adalah teman lama, teman ketika saya duduk di bangku SMA, tapi si P ini tidak satu sekolah dengan saya. Gimana koq bisa kenal?. Ya iyalaaaah, secara saya kan orangnya gaul, supel gitu deh, hehehehe...ga denk. Ups kembali ke topik pembicaraan. Saya kenal dengan si P ini dikenalkan oleh teman saya yang waktu itu satu band (wesss ceritanya saya dulu anak band nih), tapi ini beneran. Waktu SMA saya punya group band sebanyak 3 band, hahahaha. Band bareng temen-temen SMA, dan 2 band lagi bareng sama temen-temen diluar SMA, bahkan udah ada yang kerja, yaaah lumayan lah kalo maen di studio kadang sering dibayarin, hahaha beda kalo sama temen-temen yang satu sekolahan, bayar masing-masing bro. oke..oke lanjut lagi.

Saya sama si P ini udah jarang banget ketemu, kalo pulang pun belum tentu bisa ketemu si P ini. si P ini ga kuliah, tapi dia langsung kerja. Dan pada akhirnya si P ini menikah (waduuuh...saya keduluan nih sama dia). Saya sih bersyukur saja karena mungkin si P ini udah siap lahir batin dan benar-benar ingin menyempurnakan ibadahnya dengan cara berkeluarga. Berbeda dengan saya yang masih belum punya nyali untuk berkeluarga, jangankan berkeluarga, mendekati seorang wanita untuk mengungkapkan cinta pun masih gemeteran, hahahaha. Saya pun tak lupa mengucapkan selamat kepada kedua mempelai (si C dan si P), semoga menjadi keluarga yang harmonis, bla...bla...bla.

Nah sebenernya apa yang dibicarakan si C ini pada saat dia menelepon saya?. Awalnya sih biasa aja, menanyakan kabar dan menjelaskan kesibukan masing-masing. Kesibukan saya waktu itu adalah mmmmm...yang pasti sih kuliah, hehehe, ngerjain tugas dan persiapan menjelang UAS (Ya Allah, mudah2an nilai semester ini maknyuuuussss). Perbincangan pun berlanjut, pada akhirnya dia bilang pada saya, "ka zul (si C ini manggil saya pake ka, oooh jadi serasa tua nih), tau ga? aku udah hamil loh 7 bulan"...spontan saya jawab "wow bagus donk, alhamdulillah". setelah itu, sy pun langsung menanyakan si P pada si C "gimana kabarnya si P?". si C pun langsung mengutarakan tentang tujuan utama dia menelepon saya. Ternyata si C ini menelepon saya justru menanyakan suaminya alias si P. Dan terjadilah percakapan sebagai berikut :

si C : "ka zul, akhir-akhir ini sering kontak-kontakan sama si P ga?"
saya : "engga tuh, emang kenapa?".
si C : "iya, sebenernya udah beberapa pekan ini si P ga pulang ke rumah"
(sontak, saya kaget banget, dalam hati saya bilang, " astagfirullah,..gillaaa, istri ditinggalin")
saya : "kamu udah ngehubungin dia?"
si C : "udah di telepon sih, tapi yang ngangkat telepon, suara cewe gitu, trus ga pernah diangkat lagi, makanya aku minta tolong sama ka zul untuk ngehubungi dia".
(saya sempet bingung nih, kalo saya meng-iya-kan permintaannya, saya pasti ikut campur masalah keluarganya, gimana dooonk). "dia sibuk banget sama bandnya, katanya sih bandnya dia juara satu festival dan lagi sibuk sibuknya mo rekaman".
saya : "iya tapi kan sesibuk apapun, ga seharusnya dia ninggalin istri. ya udah, kalo gitu saya coba hubungi si P deh, masih pake nomer yang lama kan?".
si C : "udah ganti koq, nanti aku smsin deh nomernya dia"

oke, nomer telepon si P ini sudah saya dapat, tapi ga langsung saya hubungi, soalnya pulsa saya lagi sekarat euy, nunggu kiriman uang bulanan datang dulu, baru bisa isi pulsa, hahaha. Oke, kiriman uang datang dan saya bisa beli pulsa, horeeee. saya pun coba hubungi si P, ternyata sudah tidak aktif bro. Waduh, jadi gawat nih. Akhirnya saya pun sms si C kalo ternyata nomer si P ini udah ga aktif.

Akhirnya saya pun dihubungi si C lagi. Dan pada saat itu saya bilang sama si C, "maaf saya ga bisa bantu banyak, saran saya sih, coba musyawarahkan semua ini sama keluarga kamu, mudah2an mereka bisa memberikan solusi. Juga banyak berdoa mudah2an si P diberikan kesadaran untuk segera pulang (euh jadi inget lagunya "bang toyib...bang toyib...abang tak pulang-pulang...bla...bla...bla").

Saya masih ga habis pikir, suami yang meninggalkan istrinya dengan tidak adanya alasan yang jelas. Saya cuma mengucapkan "Astagfirullahaladzim". Dari kejadian itu sebenarnya banyak hikmah yang bisa dipetik. Membina keluarga itu bukanlah perkara yang mudah, menikah itu ga cuma untuk satu hari atau dua hari, tapi untuk seumur hidup, satu janji sehidup semati. Dan wanita setelah menikah, memiliki posisi yang mungkin dalam bahasa saya adalah "lemah". Kenapa dibilang lemah, karena pada prinsipnya, yang menafkahi seorang istri adalah si suami, jadi ada kebergantungan sang istri kepada suami. Kecuali kalo memang ada kesepakatan di antara keduanya bahwa keduanya sama-sama mencari nafkah, artinya, sang istri tidak hanya tinggal dirumah. Apalagi kalo memang nanti si P ini menceraikan istrinya, wah beban bertambah untuk sang wanita. Mau bertahan, kasihan jika diantara keduanya sudah tidak ada rasa kasih sayang dan saling mencintai, hanya rasa hambar yang mewarnai kehidupan rumah tangga itu.

Saya hanya bisa berdoa untuk kebaikan mereka, dan kejadian itu pun sebagai refleksi bagi diri saya atau mungkin bagi para pria untuk senantiasa memperbaiki diri dan bertanggung jawab terhadap keputusan besar dalam hidup.

Selengkapnya.....